Gelar Doa Bersama, Simon Situmorang Bersaksi Kuasa Pertolongan Tuhan Sangat Luar Biasa Bagi Keluarganya

Gambar: Gelar Doa Bersama, Simon Situmorang Bersaksi Kuasa Pertolongan Tuhan Sangat Luar Biasa Bagi Keluarganya.

TNews, TAPTENG – Wartawan dan LSM Serta Purna Sibolga-Tapteng menggelar refleksi diri dan doa bersama serta penyerahan tali asih kepada korban yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor di wilayah Sibolga dan Tapteng.

Kegiatan tersebut secara sederhana dan penuh khidmat dilaksanakan di Gereja GPdI Victory, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Pondok batu, Sarudik, Kabupaten Tapteng, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan diawali dengan kata sambutan Ketua Panitia Simon Situmorang, kemudian ibadah umum, setelah itu dilanjutkan dengan penyerahan tali asih oleh Pendeta Suparlin Nainggolan STh dan Panitia kepada Para Wartawan dan LSM serta Purna yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor.

Pada kesempatan itu, Ketua Panitia Simon Situmorang mengatakan bahwa dirinya merasakan pertolongan dan mujizat Tuhan sungguh sangat luar biasa terhadap dirinya, istri dan anak-anaknya disaat bertahan di rumahnya di tengah banjir bandang dan longsor yang terjadi pada 25 November 2025 lalu di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapteng.

Hal ini terungkap saat Simon Situmorang menceritakan kisah dirinya dan keluarganya saat peristiwa banjir bandang terjadi 25 November 2025 lalu yang telah memberikan dampak yang sangat besar, baik terhadap keselamatan dirinya dan keluarganya, harta benda maupun kondisi psikologis.

“Satu malam penuh kami berada di dalam rumah dengan genangan air bercampur lumpur dan dentuman kayu-kayu gelondongan yang melintas dari kiri dan kanan rumah. Dentumannya sangat keras sekali, seandainya kayu-kayu mengenai rumah kami dan bocor, mungkin kami tidak selamat. Tetapi Tuhan masih memberikan kesempatan kepada kami. Dan pagi hari pukul 05.00 WIB, warga di luar sudah ramai dan memberikan bantuan untuk mengevakuasi kami dari dalam rumah,” jelasnya.

Masih kata Simon, setelah dilakukan evakuasi, warga menolong dan membawa mereka tinggal sementara di salah satu rumah warga dekat SMA Negeri 1 Tukka selama 3 hari. Setelah itu, dirinya bersama keluarganya mengungsi ke rumah mertuanya hingga saat ini.

“Barang-barang yang ada di rumah tak ada yang bisa diselamatkan dengan kondisi tergenang air dan tertimbun lumpur,” katanya.

Kemudian, Simon Situmorang menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyusun acara ini dengan penuh tanggung jawab.

Sambungnya, dikesempatan ini juga akan disampaikan tali asih kepada Para Wartawan dan LSM serta Purna Sibolga-Tapteng.

Dan juga kepada semua pihak donatur yang telah memberikan kontribusi dan dukungan, baik dalam bentuk bantuan maupun doa. Semoga setiap amal kebajikan yang dilakukan hari ini mendapatkan balasan dari Tuhan.

“Ucapan terimakasih kami sampaikan diantaranya kepada PT Agincourt Resources Tambang Emas Martabe, PT Pelindo, PLTU Labuhan Angin Indonesia Power (IP), dan juga kepada para donatur-donatur lainnya yang tidak dapat kami sebutkan satu-persatu,” ucapnya.

Sementara itu, Pengkhotbah Pendeta Suparlin Nainggolan dalam khotbahnya dari Nats khotbah Mazmur 106:1 yakni berbunyi ‘Haleluya! Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya’.

“Ungkapan Haleluyah adalah ungkapan rasa kelegaan tanpa disengaja yang disampaikan atas sesuatu yang dirasakan,” katanya.

Lanjutnya, semua yang direncanakan Tuhan adalah untuk kebaikan dan Tuhan memiliki cara untuk memberikan pertolongan.

“Kita hanya memiliki rencana, namun Tuhan yang punya kuasa untuk mengatur segalanya. Apapun yang kita rencanakan, namun rencana Tuhan adalah yang terbaik,” ucapnya.

Diakhir acara, lantunan sebuah nyanyian dengan judul ‘Hilang Hanya Sebentar’ dibawakan Simon Situmorang sebagai kesaksian hidup atas pertolongan Tuhan yang sangat luar biasa kepada dirinya, istri dan anak-anaknya saat terjadi banjir bandang dan longsor pada 25 November 2025 lalu. Kemudian acara ditutup dengan doa berkat serta penyerahan tali asih.(*)

Peliput : Freddy Antonius Pardosi

Gambar : Para Wartawan dan LSM serta Purna Sibolga-Tapteng bersama Pendeta Suparlin Nainggolan STh dan istri usai acara refleksi diri dan doa bersama serta pemberian tali asih.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan