Punggahan Ramadan di Lapas Binjai

Gambar: Kepala Lapas Kelas IIA Binjai Wawan Irawan bersalaman dengan pegawai saat kegiatan punggahan menyambut Ramadan 1447 H di Aula Lapas Binjai, Rabu, 17 Februari 2026. Tradisi ini digelar sebagai momen mempererat silaturahmi dan saling memaafkan menjelang bulan suci. — Foto: Dok. Lapas Binjai.

TNews, BINJAI – Menjelang masuknya Ramadan 1447 Hijriah, suasana berbeda terlihat di Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai, Rabu (17/2/2026). Sejumlah pegawai berkumpul dalam kegiatan punggahan, tradisi menyambut bulan puasa yang sarat makna kebersamaan dan saling memaafkan.

Kegiatan itu diikuti pejabat struktural, staf, serta sejumlah jurnalis yang diundang. Tidak ada agenda formal yang berlebihan, suasana lebih banyak diisi dengan makan bersama dan saling bersalaman antarpegawai.

Kepala Lapas Kelas IIA Binjai, Wawan Irawan, mengatakan punggahan bukan sekadar tradisi makan bersama. Dalam budaya Jawa, tradisi ini menjadi momen membersihkan hati dan mempererat silaturahmi sebelum memasuki bulan suci.

“Momentum seperti ini penting untuk memperkuat kekompakan. Apalagi tugas di pemasyarakatan menuntut integritas dan kerja sama,” ujarnya kepada wartawan di sela kegiatan.

Ia juga mengajak seluruh jajaran menjadikan Ramadan sebagai ruang introspeksi, baik secara pribadi maupun dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, suasana kebersamaan di lingkungan kerja akan berdampak pada kualitas pelayanan kepada masyarakat, termasuk keluarga warga binaan.

Beberapa pegawai mengaku kegiatan seperti ini jarang dilakukan di luar agenda resmi. Karena itu, punggahan dianggap menjadi ruang informal untuk mempererat hubungan antarpegawai lintas seksi.

Acara ditutup dengan saling bermaafan. Wawan Irawan secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran jika selama memimpin terdapat kekhilafan, baik disengaja maupun tidak.

Dengan punggahan tersebut, Lapas Binjai berharap dapat memasuki Ramadan 1447 H dengan semangat baru, sekaligus menjaga soliditas internal dalam menjalankan tugas pemasyarakatan.* (Nanda)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan