Bupati Langkat Kebut Perbaikan RTLH, Warga Pelosok Mulai Rasakan Dampaknya

Gambar:Bupati Langkat Syah Afandin meninjau langsung proses perbaikan rumah tidak layak huni milik warga di Dusun 10 Paluh Baru, Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, yang menjadi bagian dari percepatan program RTLH di wilayah pelosok, Kamis, 9 April 2026. (Foto: ikp/kominfolangkat).

TNews, LANGKAT – Upaya percepatan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Langkat mulai menjangkau wilayah-wilayah terpencil. Di Dusun 10 Paluh Baru, Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, sejumlah warga kini merasakan langsung manfaat program tersebut.

Bupati Langkat Syah Afandin turun langsung meninjau salah satu rumah warga yang tengah diperbaiki, Kamis (9/4/2026). Rumah itu milik Suari Suwanto, yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan dan kini masuk dalam daftar penerima bantuan RTLH.

Di lokasi, terlihat proses renovasi masih berlangsung, dengan beberapa bagian rumah mulai diperkuat. Suari mengaku tidak menyangka rumahnya mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Ia berharap program serupa bisa terus berlanjut, mengingat masih banyak warga lain yang berada dalam kondisi serupa.

Program RTLH sendiri menjadi salah satu fokus pemerintah daerah untuk mengurangi angka hunian tidak layak. Berdasarkan data pemerintah kabupaten, jumlah rumah yang membutuhkan perbaikan masih cukup besar dan tersebar hingga ke pelosok desa.

Pelaksanaan program ini melibatkan kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Dinas Perumahan dan Permukiman. Sumber pendanaan berasal dari zakat dan infaq aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Langkat, yang kemudian disalurkan untuk membantu warga kurang mampu.

Sejauh ini, lebih dari seratus unit rumah telah diperbaiki melalui skema tersebut. Namun, pemerintah daerah mengakui capaian itu masih jauh dari kebutuhan riil di lapangan.

Syah Afandin menegaskan, percepatan akan terus dilakukan secara bertahap dengan mengoptimalkan kolaborasi lintas sektor. Ia menyebut tantangan utama bukan hanya pada pendanaan, tetapi juga pemerataan akses ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.

Selain meninjau RTLH, dalam kunjungan tersebut pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako, kitab suci Al-Qur’an, serta bantuan uang tunai kepada warga setempat. Bantuan itu diberikan sebagai bentuk respons cepat terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan