TNews, LANGKAT– Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Bupati Langkat Syah Afandin, sejumlah kalangan mulai menilai arah pembangunan daerah. Salah satunya datang dari Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Sumatera Utara yang menyampaikan apresiasi terhadap sejumlah langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik.
Sekretaris PW HIMMAH Sumut, Aldi Satrio, menilai dalam tahun pertama kepemimpinannya, Bupati Langkat telah menunjukkan keseriusan dalam merespons berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Sejumlah program yang dijalankan dinilai mulai menyentuh kebutuhan dasar warga serta mendorong percepatan pembangunan daerah.
Menurut Aldi, pendekatan kolaboratif yang dilakukan pemerintah daerah menjadi salah satu hal yang cukup menonjol. Pemerintah dinilai memberi ruang lebih luas bagi berbagai elemen masyarakat untuk terlibat dalam proses pembangunan, termasuk kalangan pemuda dan mahasiswa.
“Kami melihat ada ruang yang cukup terbuka bagi generasi muda untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah. Ini tentu menjadi langkah positif yang perlu terus dipertahankan,” ujarnya saat dimintai tanggapan, Sabtu (7/3/2026).
Ia menilai keterlibatan mahasiswa dalam diskusi maupun kegiatan pembangunan dapat menjadi energi baru bagi daerah. Partisipasi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kontrol sosial sekaligus mendorong lahirnya gagasan inovatif bagi kemajuan Kabupaten Langkat.
Meski memberikan apresiasi, PW HIMMAH Sumut juga menekankan pentingnya konsistensi pemerintah daerah dalam menjalankan agenda pembangunan yang berpihak kepada masyarakat. Transparansi, akuntabilitas, serta keadilan dalam setiap kebijakan dinilai tetap harus menjadi prinsip utama dalam tata kelola pemerintahan.
Aldi menegaskan, organisasi mahasiswa akan terus mengambil peran sebagai mitra kritis yang konstruktif bagi pemerintah daerah. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sipil menjadi kunci agar pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
“Kami tentu akan tetap memberikan masukan serta kritik yang membangun. Tujuannya agar program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” katanya.* (Nanda)







