Mahasiswi Medan Tuangkan Kepedulian Lingkungan Lewat Puisi “Merawat Bumi, Menjaga Masa Depan”

Gambar: Kayla Anindya Putri Nasution membacakan puisi “Merawat Bumi, Menjaga Masa Depan” di Kabupaten Langkat, Jumat 20 Februari 2026. (Foto: Tim Liputan Langkat).

TNews, LANGKAT – Suasana penuh inspirasi terasa di Kabupaten Langkat, Jumat (20/02/2026), saat puisi karya mahasiswi Universitas Negeri Medan, Kayla Anindya Putri Nasution, menjadi sorotan publik. Puisi bertajuk “Merawat Bumi, Menjaga Masa Depan” itu menyuarakan kepedulian generasi muda terhadap kelestarian lingkungan.

Kayla, mahasiswi Fakultas Bahasa dan Seni, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, menyalurkan rasa cintanya pada alam lewat bait-bait yang menekankan bumi sebagai ruang kehidupan yang senantiasa memberi, tanpa menuntut balasan. “Bumi ini bukan sekadar tempat berpijak, ia selalu memeluk kita lewat angin yang diam-diam menyejukkan, lewat hujan yang jatuh tanpa pamrih,” tulis Kayla dalam bait pembuka puisinya.

Wartawan yang hadir di Langkat mencatat, puisi ini tidak hanya mengagungkan keindahan alam, tetapi juga menyentil realitas kehidupan modern. Kayla menyoroti bagaimana aktivitas manusia kerap membuat kita lupa pada tanggung jawab ekologis: hutan menunggu untuk disapa, tanah berharap tetap subur, dan air mulai “lelah” mengalir bersih.

Menurut Kayla, menjaga bumi tidak selalu memerlukan langkah besar. Tindakan sederhana seperti menanam satu pohon atau mengurangi satu “luka” pada alam sudah menjadi harapan bagi masa depan. “Cukup dengan peduli, menanam satu pohon, mengurangi satu luka pada alam, kita sudah memberi harapan kecil bagi masa depan,” ujarnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Langkat, Ny. Endang Kurniasih Syah Afandin, memberikan apresiasi atas karya Kayla, menekankan bahwa generasi muda memiliki peran penting sebagai agen perubahan sosial. Puisi ini menjadi contoh nyata bagaimana sastra dapat membangun kesadaran kolektif dan menanamkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.

Hadirnya karya ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat, khususnya kaum muda, untuk lebih peduli terhadap kelestarian bumi. Karena menjaga alam hari ini berarti menjaga kehidupan generasi esok.* (Nanda)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan