Polisi Datang Bukan untuk Penegakan, Tapi Menguatkan Duka

Gambar: Personel Polres Nias Selatan menyerahkan bantuan peti jenazah kepada keluarga almarhumah di Desa Eho Hilisimaetano sebagai bentuk kepedulian sosial di tengah suasana duka Minggu, 29 Maret 2026. Foto: FEBERIUS.

TNews, NIAS SELATAN – Suasana duka menyelimuti rumah keluarga almarhumah Armani Dakhi (63) di Desa Eho Hilisimaetano, Minggu (29/03/2026). Di tengah kesedihan itu, kehadiran aparat kepolisian justru memberi warna berbeda—bukan dalam konteks penegakan hukum, melainkan kepedulian sosial.

Dipimpin Kasat Binmas Polres Nias Selatan Sonahami Lase, sejumlah personel mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan bantuan berupa peti jenazah kepada keluarga.

Kunjungan tersebut berlangsung sederhana. Tidak ada seremoni berlebihan, hanya percakapan hangat antara aparat dan keluarga yang tengah berduka. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban keluarga dalam situasi sulit.

“Kami hadir untuk berbagi duka. Semoga ini bisa sedikit membantu,” ujar Sonahami Lase di lokasi.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat dalam situasi seperti ini mendapat respons positif. Keluarga almarhumah tampak terharu, sementara warga sekitar yang turut melayat menyambut kedatangan rombongan dengan penuh keakraban.

Kepala desa setempat menyebut langkah tersebut sebagai bentuk nyata kedekatan aparat dengan masyarakat. Menurutnya, bantuan semacam ini sangat berarti, terutama bagi keluarga yang sedang menghadapi keterbatasan.

Hal senada juga disampaikan tokoh gereja setempat yang menilai kepedulian sosial seperti ini perlu terus dijaga. Selain membantu secara materi, kehadiran langsung aparat dinilai memberi dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.

Pantauan di lokasi menunjukkan interaksi berlangsung hangat tanpa jarak. Warga dan aparat terlihat saling berbincang, mencerminkan hubungan yang lebih humanis di luar tugas formal kepolisian.

Di tengah berbagai tantangan sosial, momen seperti ini menjadi pengingat bahwa kehadiran negara juga dapat dirasakan melalui empati dan tindakan sederhana yang langsung menyentuh masyarakat.* (Feberius)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan