Warga Binjai Estate Geram, Akan Laporkan Oknum Aparat Kelurahan Yang Korupsi Raskin

Heri selaku warga lingkungan 6 Kelurahan Binjai Estate, Kecamatan Binjai Selatan

TNews, BINJAI – Skandal penyalahgunaan bantuan beras Raskin oleh oknum apparat kelurahan kembali mencuat di Kelurahan Binjai Estate, Kecamatan Binjai Selatan.

Heri Prabudi, seorang warga setempat, menegaskan bahwa ia akan melaporkan kasus pengambilan bantuan beras Raskin yang bukan haknya oleh Hendrik Syahputra, Kepala Lingkungan (Kepling) 6 Kelurahan Binjai Estate, kepada Polresta Binjai pada hari Senin, 30 Desember 2024.

Dalam wawancara yang dilakukan media pada Sabtu (28/12) sore, Heri mengungkapkan dengan jelas bahwa ia adalah salah satu penerima bantuan beras dari Pemerintah Pusat. Namun, yang terjadi justru mengejutkan. “Saya sudah terdaftar sebagai penerima bantuan, tapi malah saya tidak mendapatkannya. Kepling Hendrik Syahputra yang mengambil hak saya,” kata Heri dengan nada kesal.

Menurut Heri, tindakan Hendrik yang mengambil bantuan tersebut tanpa haknya adalah sebuah tindakan yang tidak bisa dibiarkan. “Bukan hanya soal berasnya, tapi ini soal hak saya. Kalau dia mengambil beras saya, itu berarti sudah ada pemalsuan data. Itu jelas tidak boleh terjadi,” tegasnya.

Heri juga membeberkan pernyataan dari Hendrik Syahputra yang mengatakan kepada media, “Bilangkan sama Heri, nanti saya ganti berasnya 10 kg,”. Namun, Heri menegaskan bahwa masalahnya bukan soal mengganti beras, tetapi mengenai penyalahgunaan data pribadi yang seharusnya dilindungi.

“Saya tidak mau data saya dipermainkan seperti itu. Maka itu, saya akan segera melaporkan kasus ini kepada pihak berwajib di Polresta Binjai agar segera diproses,” ujar Heri dengan penuh keyakinan.

Dengan langkah ini, Heri berharap agar kasus tersebut segera mendapat perhatian serius dari pihak berwajib dan pihak yang bertanggung jawab atas penyalahgunaan bantuan Raskin ini dapat segera ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku. (Nanda Putra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *